S100-A10 Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap S100-A10 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein S100-A10 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam wilayah tengah S100-A10 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 11 kD; Observasi : 11 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ANX2LG; CAL1L; CLP11; Protein S100-A10; Calpactin I rantai ringan; Calpactin-1 rantai ringan; Ligan seluler Annexin II; S100 kalsium-protein pengikat A10; protein p10; hal11 |
Simbol Gen | S100A10 |
Entrez Gene | 6281(Manusia); 20194(Tikus) |
SwissProt | P60903(Manusia); P08207(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi S100-A10 pada lisat sel utuh HT29 (A), HeLa (B), A431 (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 11 kD; Ukuran pita yang diamati: 11 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan S100-A10 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
