Antibodi Poliklonal Kelinci PTPN22
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap PTPN22 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein PTPN22 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah N-istilah PTPN22 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 91 kD; Teramati : 98 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PTPN8; Tirosin-protein fosfatase non-reseptor tipe 22; Protein sel hematopoietik-tirosin fosfatase 70Z-PEP; limfoid fosfatase; LyP; HAMA-domain fosfatase; PEP |
Simbol Gen | PTPN22 |
Entrez Gene | 26191(Manusia); 19260(Tikus) |
SwissProt | Q9Y2R2(Manusia); P29352(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi PTPN22 pada lisat sel utuh Jurkat (A), K562 (B), C6 (C), BV2 (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 91 kD; Ukuran pita yang diamati: 98 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PTPN22 pada kelenjar getah bening aratrakeal manusia dengan bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunofluoresen pewarnaan PTPN22 pada sel MCF7. Sel yang difiksasi formalin-dipermeabilisasi dengan 0,1% Triton X-100 dalam TBS selama 5-10 menit dan diblok dengan 3% BSA-PBS selama 30 menit pada suhu kamar. Sel diperiksa dengan antibodi primer dalam 3% BSA-PBS dan diinkubasi semalaman pada suhu 4 °C dalam ruang tersembunyi. Sel dicuci dengan PBST dan diinkubasi dengan AREX® Fluor 488 - antibodi sekunder terkonjugasi (hijau) dalam PBS pada suhu kamar dalam gelap. Phalloidin - AREX® Fluor 594 digunakan untuk menodai filamen Aktin (merah). DAPI digunakan untuk mewarnai inti sel (biru).
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
