Antibodi Poliklonal Kelinci PCAF
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap PCAF |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein PCAF endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C-PCAF manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 93 kD; Teramati : 93 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PCAF; Histon asetiltransferase KAT2B; PCAF histon asetiltransferase; PCAF histon asetilase; Lisin asetiltransferase 2B; P300/CBP-faktor terkait; P/CAF |
Simbol Gen | KAT2B |
Entrez Gene | 8850(Manusia); 18519(Tikus) |
SwissProt | Q92831(Manusia); Q9JHD1 (Mouse) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi PCAF pada lisat sel utuh HEK293T (A), SGC7901 (B), Panc1 (C), PC12 (D), C6 (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 93 kD; Ukuran pita yang diamati: 93 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PCAF pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
