p40 phox Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap p40 phox |
Kekhususan | Mengenali kadar protein p40 phox endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan di wilayah tengah p40 phox manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 39 kD; Diamati: 40 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | SH3PXD4; Faktor sitosol neutrofil 4; NCF-4; Neutrofil NADPH oksidase faktor 4; Domain SH3 dan PX-mengandung protein 4; hal40-phox; p40phox |
Simbol Gen | NCF4 |
Entrez Gene | 4689(Manusia); 17972(Tikus) |
SwissProt | Q15080(Manusia); P97369(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi p40 phox pada lisat seluruh sel MCF7 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 39 kD; Ukuran pita yang diamati: 40 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan p40 phox pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
