Antibodi Poliklonal Kelinci OR2S2
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap OR2S2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein OR2S2 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi OR2S2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 35 kD; Diamati: 35 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Reseptor penciuman 2S2; Reseptor penciuman OR9-3 |
Simbol Gen | OR2S2 |
Entrez Gene | 56656(Manusia) |
SwissProt | Q9NQN1 (Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi OR2S2 pada lisat seluruh sel HepG2 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 35 kD; Ukuran pita yang diamati: 35 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan OR2S2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
