Antibodi Poliklonal Kelinci OGG1
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap OGG1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein OGG1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan OGG1 manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 22; Teramati : 36 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | MMH; MUTM; OGH1; N-glikosilase/DNA lyase |
Simbol Gen | OGG1 |
Entrez Gene | 4968(Manusia); 18294(Tikus); 81528(Tikus) |
SwissProt | O15527(Manusia); O08760(Tikus); O70249(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi OGG1 pada lisat sel utuh H1792 (A), LO2 (B), A2780 (C), ginjal tikus (D), paru-paru tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 22; 36; 38; 39; 40; 45; 47 kD; Ukuran pita yang diamati: 36 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan OGG1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
