Antibodi Monoklonal Tikus KANK1 (C3901)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap KANK1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein KANK1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan KANK1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi: 147 kD; Teramati: 147 kD |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus kappa. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ANKRD15; KANK; KIAA0172; Motif KN dan domain ulang ankyrin - mengandung protein 1; Domain ulang Ankyrin - mengandung protein 15; Ankyrin ginjal ulangi-mengandung protein |
Simbol Gen | KANK1 |
Entrez Gene | 23189(Manusia) |
SwissProt | Q14678(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi KANK1 pada lisat sel utuh Jurkat (A), K562 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 147 kD; Ukuran pita yang diamati: 147 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan KANK1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin jantung manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
