Antibodi Poliklonal Kelinci INO80D
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap INO80D |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein INO80D endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah terminal N-INO80D manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 113 kD; Teramati : 75 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Subunit kompleks INO80 D |
Simbol Gen | INO80D |
Entrez Gene | 54891(Manusia); 227195(Tikus) |
SwissProt | Q53TQ3(Manusia); Q66JY2 (Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi INO80D pada lisat sel utuh hati tikus (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 113 kD; Ukuran pita yang diamati: 75 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan INO80D pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin hepatokarsinoma manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
