Antibodi Poliklonal Kelinci ELOVL5
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap ELOVL5 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein ELOVL5 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C-ELOVL5 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 35 kD; Diamati: 35 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ELOVL2; Pemanjangan protein asam lemak rantai sangat panjang 5; 3-keto asil-CoA sintase ELOVL5; ELOVL asam lemak elongase 5; ELOVL FA elongase 5; Asam lemak elongase 1; halo1; Sangat-panjang-rantai 3-oksoasil-KoA sintase 5 |
Simbol Gen | ELOVL5 |
Entrez Gene | 60481 (Manusia) |
SwissProt | Q9NYP7(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi ELOVL5 pada lisat seluruh sel HEK293T (A), COS7 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 35 kD; Ukuran pita yang diamati: 35 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ELOVL5 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
