Antibodi Monoklonal Kelinci CREB1 (ARA794)
WB | 1:1000-1:2000 |
IHC | 1:12000-1:24000 |
JIKA/ICC | 1:10000-1:20000 |
FC | 1:200-1:1000 |
IP | 1:50 |
Deskripsi | Antibodi Monoklonal Kelinci terhadap CREB1 |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Prediksi UM | 37kDa |
Imunogen | Peptida sintetik yang sesuai dengan residu aa200- 300 CREB1 manusia digunakan sebagai imunogen. |
Pemurnian | IgG murni afinitas ProA |
Formulir/Penyangga | PBS 59%, Natrium azida 0,01%, Gliserol 40%, BSA 0,69%. |
Nama Alternatif | AMP siklik-elemen responsif-protein pengikat 1; CREB-1; cAMP-elemen responsif-protein pengikat 1 |
Simbol Gen | CREB1 |
Entrez Gene | 1385 (Manusia) |
Swissprot | P16220 |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Semua jalur: Antibodi anti-CREB1 pada pengenceran 1:1.000
Prediksi UM: 37 kDa
UM yang diamati: 40 kDa
Jalur 1: Hela
Jalur 2: A431
Jalur 3: HT-29
Jalur 4: HepG2
Jalur 5: Meranggas-4
Jalur 6: SH SY5Y
Lisat pada 10 µg per jalur
Ab ke-2:
GAR HRP(H+L) 1:5.000

Semua jalur: Antibodi anti-CREB1 pada pengenceran 1:1.000
Prediksi UM: 37 kDa
UM yang diamati: 40 kDa
Jalur 1: Ginjal Mu
Jalur 2: Mu Hati
Jalur 3: Ginjal Tikus
Lisat pada 10 µg per jalur
Ab ke-2:
GAR HRP(H+L) 1:5.000

Semua jalur: Antibodi anti-CREB1 pada pengenceran 1:5.000
Prediksi UM: 37 kDa
UM yang diamati: 40 kDa
Jalur 1: MDBK
Lisat pada 10 μg per jalur
Ab ke-2:
GAR HRP(H+L) 1:5.000
Paparan: 50 detik

Analisis imunohistokimia (Formalin/PFA-fixed paraffin-embedded section) analisis jaringan serviks uteri berlabel CREB1 dengan RR6887 pada 1:12.000. Pengambilan antigen yang dimediasi panas dilakukan menggunakan buffer Tris/EDTA pH 9.0.

Pewarnaan ARA794 CREB1 dalam sel Hela dengan IF/ICC (imunofluoresensi/imunositokimia). Sel difiksasi dengan paraformaldehyde, permeabilisasi dengan 0,1% Triton X-100 dan diblokir dengan 10% serum kambing selama setengah jam pada suhu kamar. Sampel diinkubasi dengan antibodi primer (1:20.000) pada suhu 4°C. Poliklonal IgG Kambing terkonjugasi Alexa Fluor® 594-terkonjugasi digunakan sebagai antibodi sekunder (1:500). DAPI (biru) digunakan sebagai pewarna penghitung nuklir.
Pengendalian: PBS dan antibodi sekunder, Alexa Fluor® 488-konjugasi Kambing Anti-Kelinci IgG (1:500).

Histogram overlay menunjukkan sel Hela diwarnai dengan ARA794 (Merah). Sel difiksasi dengan paraformaldehyde 4% (10 menit) dan kemudian diresapi dengan 0,1% TritonX-100 selama 15 menit. Sel-sel kemudian diinkubasi dalam antibodi (ARA794, pengenceran 1:1.000) dalam 1x PBS/1% BSA selama 30 menit pada suhu kamar. Antibodi sekunder yang digunakan adalah Goat Anti-Rabbit Alexa Fluor® 488 (IgG H+L) dengan pengenceran 1:2.000 selama 20 menit pada suhu kamar. Sampel yang tidak berlabel (Hitam) digunakan sebagai kontrol.

CREB1 diimunisasi secara imunopresipitasi dari 0,4 mg lisat sel utuh Hela dengan ARA794 pada pengenceran 1:50.
Ab ke-2:
GAR HRP untuk IP 1:500
Jalur 1: IP ARA794 dalam lisat sel utuh Hela
Jalur 2: PBS, bukan ARA794 di lisat sel utuh Hela
Jalur 3: Hela lisat sel utuh, 10 µg (masukan)
Eksposur: 120 detik
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
