Antibodi Monoklonal Kelinci CD38 (C676)
IHC | 1:100 - 1:500 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap CD38 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD38 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan CD38 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | T/A |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ADP-ribosil siklase/siklik ADP-ribosa hidrolase 1; 2'-fosfo-ADP-ribosil siklase; 2'-fosfo-ADP-ribosil siklase/2'-fosfo-siklik-ADP-ribosa transferase; 2'-fosfo-siklik-ADP-ribosa transferase; ADP-ribosil siklase 1; ADPRC 1; ADP siklik-ribosa hidrolase 1; cADPr hidrolase 1; T10; CD38 |
Simbol Gen | CD38 |
Entrez Gene | 952 (Manusia) |
SwissProt | P28907(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD38 pada bagian jaringan tertanam parafin yang difiksasi formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
