Antibodi Monoklonal Kelinci CD29 (C1261)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap CD29 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD29 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam protein CD29 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 88 kD; Teramati : 135 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | FNRB; MDF2; MSK12; Integrin beta-1; Subunit reseptor fibronektin beta; Glikoprotein IIa; GPIIA; VLA-4 subunit beta; CD29 |
Simbol Gen | ITGB1 |
Entrez Gene | 3688 (Manusia) |
SwissProt | P05556(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi CD29 pada lisat sel utuh K562 (A), Hela (B), A431 (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 88 kD; Ukuran pita yang diamati: 135 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD29 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ovarium manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
