Antibodi Monoklonal Kelinci Apolipoprotein A1 (C4062)

Fitur dan detail utama

  • Reaktivitas: Manusia, Tikus
  • Aplikasi: WB,IHC, JIKA/ICC, IP
  • Tuan rumah: Kelinci
  • Klonalitas: Monoklonal
  • Sasaran: Apolipoprotein A1
  • Merek:
KUCING.TIDAK. :AMA03882
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Detail Produk
Latar Belakang
Apolipoprotein A-1 (apo A-1) dalam plasma manusia merupakan komponen protein utama dari lipoprotein densitas tinggi (HDL). Massa molekulnya adalah 24 kDa. Apo A-1 adalah kofaktor enzim yang terlibat dalam pergantian kolesterol normal dan diproduksi di hati. Konsentrasi plasma adalah 270-380 mg/100 mL.
Aplikasi

Aplikasi

Rasio Pengenceran

WB

1:500-1:1000

IHC

1:50-1:200

JIKA/ICC

1:50-1:200

IP

1:10-1:50

Ikhtisar

Deskripsi Produk

Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Apolipoprotein A1

Imunogen

KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam protein Apolipoprotein A1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik.

Metode Pemurnian

Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen.

Klonalitas

Monoklonal

Formulir

Cairan dalam PBS, pH 7,3, 50% gliserol, 0,05% BSA, dan 0,05% Proclin300.

Simbol Gen

APOA1

Nama Alternatif

Apolipoprotein A-I; Apo-AI; ApoA-I; Apolipoprotein A1

ID Gen (Manusia)

335

ID Gen (Tikus)

11806

ID Protein (Manusia)

P02647

ID Protein (Tikus)

Q00623

Data

Analisis Western blot terhadap ekspresi Apolipoprotein A1 pada lisat sel utuh HepG2 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 31 kD; Ukuran pita yang diamati: 31 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Apolipoprotein A1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin hati manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunofluoresen pewarnaan Apolipoprotein A1 dalam sel HepG2. Sel yang difiksasi formalin-dipermeabilisasi dengan 0,1% Triton X-100 dalam TBS selama 5-10 menit dan diblok dengan 3% BSA-PBS selama 30 menit pada suhu kamar. Sel diperiksa dengan antibodi primer dalam 3% BSA-PBS dan diinkubasi semalaman pada suhu 4 °C dalam ruang yang dilembabkan. Sel dicuci dengan PBST dan diinkubasi dengan antibodi sekunder terkonjugasi AF488-(hijau) dalam PBS pada suhu kamar dalam gelap. Phalloidin - AF594 digunakan untuk menodai filamen Aktin (merah). DAPI digunakan untuk mewarnai inti sel (biru).
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
Hubungi AREX
Nama:*
Telp/Telepon:*
Perusahaan:*
Surel:*
Pertanyaan:
Captcha*
Mengirimkan informasi email Anda berarti Anda bersedia menerima informasi email dari AREX mengenai teknologi, aplikasi, produk, dan acara. Dengan mengklik tombol 'berhenti berlangganan' di email atau dengan menghubungi info@arexbio.com Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja dengan mengirimkan email. Mengenai informasi penggunaan data Anda, silakan merujuk ke kamikebijakan privasi.
© AREX 2024. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. Peta Situs
2.405526s