AMPK beta 1 (Phospho-S182) Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap AMPK beta 1 (Phospho-S182) |
Kekhususan | Mengenali kadar protein AMPK beta 1 endogen hanya ketika terfosforilasi pada S182. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-fosfopeptida sintetik terkonjugasi yang sesuai dengan residu di sekitar S182 protein AMPK beta 1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 30 kD; Teramati : 38 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | AMPK; 5'-AMP-subunit protein kinase teraktivasi beta-1; subunit AMPK beta-1; AMPKb |
Simbol Gen | PRKAB1 |
Entrez Gene | 5564(Manusia); 19079(Tikus); 83803 (Tikus) |
SwissProt | Q9Y478(Manusia); Q9R078(Tikus); P80386(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi AMPK beta 1 (Phospho-S182) pada Hela (A), paru-paru tikus (B), limpa tikus (C), ginjal tikus (D), lisat sel utuh limpa tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 30 kD; Ukuran pita yang diamati: 38 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan AMPK beta 1 (Phospho-S182) pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
Lembar Data
