Kit ELISA Antibodi Virus Demam Babi Afrika (ASFV) P54
KUCING.TIDAK. : PAE0012
AS$ Silakan pilih
AS$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Demam babi Afrika adalah penyakit menular akut, hemoragik, dan mematikan yang disebabkan oleh virus demam babi Afrika (ASFV) yang menginfeksi babi peliharaan dan berbagai babi hutan. Virus ini tersebar luas dan dapat ditularkan melalui berbagai cara, dengan manifestasi klinis seperti detak jantung yang cepat, sesak napas, batuk sebagian, keluarnya cairan serosa atau mukopurulen dari mata dan hidung, sianosis pada kulit, dan pendarahan yang jelas dari kelenjar getah bening, ginjal, dan mukosa saluran cerna. Organisasi Kesehatan Hewan Dunia telah mendaftarkannya sebagai penyakit hewan yang wajib diberitahukan secara hukum, dan Tiongkok telah mendaftarkannya sebagai penyakit hewan kelas satu. Kit ini dapat dengan mudah mengukur tingkat antibodi dalam serum atau plasma untuk menilai apakah babi terinfeksi ASFV (infeksi alami atau infeksi vaksin imunisasi buatan).
Ikhtisar
|
Reaktivitas |
virus |
|
Aplikasi |
ELISA |
|
Kekhususan |
Kit ELISA ini hanya berlaku untuk sampel babi. |
|
Nama Sasaran |
Antibodi p54 virus demam babi Afrika |
|
Konjugasi |
HRP |
|
Deskripsi Konjugasi |
Substrat: TMB dan baca pada 450 nm. |
|
Jenis Sampel |
Serum, Plasma |
|
Kisaran Standar |
Potong - mati |
|
Volume Sampel |
5 - 10 ml |
|
Presisi |
Intra-CV Pengujian: <10% |
|
Nama Alternatif |
Virus Demam Babi Afrika, ASFV |
Bagaimana cara menghitung S/P
Penyimpanan
Simpan kit pada suhu 4°C, -20°C. Jaga agar lubang pelat mikro tetap tertutup rapat di dalam kantong kering yang berisi bahan pengering. Jangan biarkan reagen uji terkena panas, sinar matahari, atau cahaya terang selama penyimpanan dan penggunaan. Silakan merujuk ke panduan pengguna produk untuk detail suhu komponen.
Tujuan Penggunaan
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
