Antibodi Poliklonal Kelinci WDR89
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap WDR89 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein WDR89 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah terminal C-WDR89 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 43 kD; Teramati : 38 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | C14orf150; Ulangi WD-mengandung protein 89 |
Simbol Gen | WDR89 |
Entrez Gene | 112840(Manusia) |
SwissProt | Q96FK6 (Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi WDR89 pada lisat sel utuh rahim normal manusia (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 43 kD; Ukuran pita yang diamati: 38 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan WDR89 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
