Antibodi Monoklonal Kelinci VEGFR2 (C761)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:500 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap VEGFR2 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein VEGFR2 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan VEGFR2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 151 kD; Teramati : 230 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | FLK1; VEGFR2; Reseptor faktor pertumbuhan endotel vaskular 2; VEGFR-2; Kinase hati janin 1; FLK-1; Kinase memasukkan reseptor domain; KDR; Protein-reseptor tirosin kinase flk-1; CD309 |
Simbol Gen | KDR |
Entrez Gene | 3791 (Manusia) |
SwissProt | P35968(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi VEGFR2 pada lisat sel utuh A2780 (A), U87 (B), A375 (C), paru-paru tikus (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 151 kD; Ukuran pita yang diamati: 230 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan VEGFR2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ginjal manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
