Antibodi Poliklonal Kelinci VEGFB
SELISA | Gunakan konsentrasi 0,5 ug:ml |
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap VEGFB |
Kekhususan | Mengenali kadar protein VEGFB endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian di wilayah tengah VEGFB manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 21 kD; Observasi : 22 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | VRF; faktor pertumbuhan endotel vaskular B; VEGF-B; VEGF-faktor terkait; VRF |
Simbol Gen | VEGFB |
Entrez Gene | 7423 (Manusia) |
SwissProt | P49765(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi VEGFB pada lisat sel utuh Hela (A), U2OS (B), jantung tikus (C), otot tikus (D), jantung tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 21 kD; Ukuran pita yang diamati: 22 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan VEGFB pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
