Antibodi Monoklonal Kelinci Sitokeratin Tipe II (ARB858)
KUCING.TIDAK. : ARB6649
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Keratin adalah protein filamen perantara khas epitel, yang menunjukkan tingkat keanekaragaman molekuler yang luar biasa. Filamen heteropolimer dibentuk oleh pasangan molekul tipe I dan tipe II. Pada manusia terdapat 54 gen keratin fungsional. Mereka diekspresikan dalam pola yang sangat spesifik terkait dengan tipe epitel dan tahap diferensiasi seluler. Antibodi ini dapat mendeteksi CK1, CK2, CK3, CK4, CK5, CK6, CK7 dan CK8 dengan berat molekul tinggi dan . Biasanya digunakan dalam koktail sitokeratin dengan antibodi sitokeratin tipe I.
Aplikasi
|
Aplikasi |
Rasio Pengenceran |
|
IHC |
1:100 - 1:200 |
Ikhtisar
| Sasaran | Sitokeratin Tipe II |
| Spesies Inang | antibodi monoklonal kelinci |
| Berat Molekul | 66-54 kDa |
| Kemurnian | IgG murni afinitas ProA |
| Persilangan Spesies-reaktivitas | Manusia |
| Formulir | Cair |
| Aplikasi | IHC-P |
| ID Swissprot | Tidak tersedia |
| Imunogen | Peptida sintetik yang sesuai dengan residu Sitokeratin Tipe II dalam aa300-400 |
| Penyangga Penyimpanan | PBS 59%, Natrium azida 0,01%, Gliserol 40%, BSA 0,05% |
| Kondisi Penyimpanan | -25°C hingga -18°C |
| Pengenceran | IHC-P: 1:100-1:200 |
| Lokasi Subseluler | Sitoplasma |
| Metode yang Direkomendasikan | Pengambilan epitop yang diinduksi panas dengan buffer Tris-EDTA (pH 9,0), inkubasi antibodi primer pada RT (18°C-25°C) selama 30 menit |
Data

Pewarnaan imunohistokimia bagian jaringan karsinoma serviks manusia menggunakan Antibodi Monoklonal Sitokeratin Tipe II (ARB858).

Pewarnaan imunohistokimia pada bagian jaringan rahim manusia menggunakan Antibodi Monoklonal Sitokeratin Tipe II (ARB858).
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
