Antibodi Poliklonal Kelinci TP53INP2
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap TP53INP2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein TP53INP2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C- TP53INP2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 23 kD; Teramati : 24 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | C20orf110; pintu; PINH; Protein tumor p53-protein nuklir yang dapat diinduksi 2; Diabetes dan obesitas-gen yang diatur; p53-protein U yang dapat diinduksi; BABI-U |
Simbol Gen | TP53INP2 |
Entrez Gene | 58476(Manusia); 68728(Tikus) |
SwissProt | Q8IXH6(Manusia); Q8CFU8(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi TP53INP2 pada lisat sel utuh HEK293T (A), SPCA1 (B), ginjal tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 23 kD; Ukuran pita yang diamati: 24 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan TP53INP2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
