Antibodi Monoklonal Kelinci TFG (C895)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap TFG |
Kekhususan | Mengenali kadar protein TFG endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam TFG manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 43 kD; Diamati: 55 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Protein TFG; TRK-protein gen yang menyatu |
Simbol Gen | TFG |
Entrez Gene | 10342 (Manusia) |
SwissProt | Q92734(Manusia) |

Analisis Western blot ekspresi TFG pada A549 (A), K562 (B), THP1 (C), ginjal tikus (D), otot tikus (E), ginjal tikus (F), otot tikus (G) seluruh lisat sel. (Ukuran pita yang diprediksi: 43 kD; Ukuran pita yang diamati: 55 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan TFG pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
