Antibodi Poliklonal Kelinci TBX22
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap TBX22 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein TBX22 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah N-TBX22 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 57 kD; Teramati : 57 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | TBOX22; faktor transkripsi T-box TBX22; T-kotak protein 22 |
Simbol Gen | TBX22 |
Entrez Gene | 50945(Manusia); 245572(Tikus) |
SwissProt | Q9Y458(Manusia); Q8K402 (Mouse) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi TBX22 di otak tikus (A), C6 (B), HEK293T (C), HepG2 (D), testis tikus (E) seluruh sel lisat. (Ukuran pita yang diprediksi: 57 kD; Ukuran pita yang diamati: 57 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan TBX22 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
