Antibodi Monoklonal Kelinci TBR1 (C1971)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
IP | 1:10 - 1:50 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap TBR1 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein TBR1 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan TBR1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 74 kD; Teramati : 74 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,3, 50% gliserol, 0,05% BSA, dan 0,05% Proclin300. |
Nama Alternatif | T-kotak protein otak 1; T-otak-1; TBR-1; TES-56 |
Simbol Gen | TBR1 |
Entrez Gene | 10716(Manusia); 21375(Tikus) |
SwissProt | Q16650(Manusia); Q64336(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi TBR1 pada lisat seluruh sel U251MG (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 74 kD; Ukuran pita yang diamati: 74 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan TBR1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
