Tau (S305) Antibodi Monoklonal Tikus (ARA983)
KUCING.TIDAK. : ARA6861
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Tau (S305) mengacu pada situs spesifik pada protein tau, di mana mutasi pada bentuk S305N dikaitkan dengan bentuk demensia frontotemporal. Penelitian menunjukkan bahwa fosforilasi di situs S305 biasanya menghambat agregasi tau, suatu proses yang terkait dengan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia frontotemporal. Mutasi pada situs ini, seperti S305N, meningkatkan proporsi tau isoform tertentu (4R) dan dapat mengganggu fungsi sel otak normal.
Aplikasi
|
Aplikasi |
Rasio Pengenceran |
|
WB |
1:800 - 1:1000 |
|
Sandwich ELISA |
1:250 - 1:500 |
|
IP |
1:80 - 1:100 |
Ikhtisar
|
Spesifisitas Antibodi |
Mengenali protein Tau yang mengandung peptida S305 dan S356 yang memiliki rangkaian HVPGGG yang sama |
|
Reaktivitas Spesies |
Manusia, Tikus |
|
Klonalitas |
Monoklonal |
|
Host / Isotipe |
Tikus / IgG2a |
|
Imunogen |
Manusia rekombinan Tau-F |
|
Reaktivitas Silang |
Tidak diuji |
|
Rekombinan |
Bukan rekombinan |
|
Pemurnian |
Pemurnian Protein A |
|
Formulir |
Cair |
|
Konjugasi |
Tidak terkonjugasi |
Data

Analisis Western blotting Tau (S305) oleh ARA6837.
15 μg lisat jaringan otak tikus dijalankan pada 6-18% SDS-PAGE dalam kondisi reduksi dan dimasukkan ke dalam membran nitroselulosa. ARA6837 digunakan sebagai antibodi primer dan IgG anti-tikus terkonjugasi peroksidase (spesifik rantai ringan) digunakan sebagai antibodi sekunder. Pita Tau divisualisasikan menggunakan ECL Western Blotting Substrate.
Hasil: ARA6837 dapat mendeteksi Tau dengan Western blotting.

Analisis imunopresipitasi Tau (S305) dengan ARA6837.
Imunopresipitasi dilakukan dengan inkubasi 2,5 µg ARA6837 dengan lisat jaringan otak yang mengandung 200 µg total protein. Setelah diserap dengan butiran Protein G, campuran dijalankan pada 6-18% SDS-PAGE dan diteteskan ke membran nitroselulosa. Tau (RC-4594) digunakan sebagai antibodi primer dan IgG anti-kelinci terkonjugasi peroksidase digunakan sebagai antibodi sekunder.
Jalur 1: Lisat jaringan otak
Jalur 2: Tau imunopresipitasi dari lisat jaringan otak oleh ARA6837
Jalur 3: Sama seperti Jalur 2 tetapi antibodi kontrol isotipe digunakan sebagai antibodi kontrol isotipe IgG.
Hasil: ARA6837 dapat imunopresipitasi Tau.

Analisis Sandwich ELISA Tau (S305) dengan ARA6860 & ARA6807.
Sumur mikrotiter dilapisi dengan ARA6807 sebagai antibodi penangkap.
TauProtein rekombinan (Kat. PP-11309) digunakan sebagai antigen.
Antibodi Tau terkonjugasi peroksidase (ARA6860) digunakan sebagai antibodi pendeteksi.
Hasil: ARA6860 dan ARA6807 dapat digunakan sebagai pasangan antibodi yang cocok untuk mendeteksi dan mengukur konsentrasi Tau.

Reaktivitas silang ARA6860 terhadap peptida lain dan protein rekombinan oleh ELISA.
Sumur mikrotiter dilapisi dengan berbagai peptida dan protein rekombinan.
ARA6860 digunakan sebagai antibodi primer dan IgG anti-tikus terkonjugasi peroksidase digunakan sebagai antibodi sekunder.
Hasil: ARA6860 bereaksi silang dengan MAPT manusia.

Analisis epitop Tau (S305) oleh ARA6860 oleh ELISA.
Peptida sintetik yang mengandung residu terindikasi dilapisi ke dalam sumur mikrotiter. Protein rekombinan Tau (2-244), Tau (1-368), Tau (243-368) dan Tau (1-441) dengan isoform P10636-8 atau Tau (1-758) (dengan isoform P10636-1) juga dilapisi. Antibodi ARA6860 diterapkan sebagai antibodi primer.
Peroksidase-IgG anti-tikus kambing terkonjugasi digunakan sebagai antibodi sekunder, dan sinyal dideteksi menggunakan uji kolorimetri.
Hasil: ARA6860 mengenali protein Tau yang mengandung peptida S305 dan S356 yang memiliki rangkaian HVPGGG yang sama.
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
