Antibodi Poliklonal Talin 1 Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Talin 1 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Talin 1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi rangkaian dalam wilayah istilah C- pada Talin 1 manusia. Urutan pastinya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 269 kD; Teramati : 269 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KIAA1027; TLN; tali-1 |
Simbol Gen | TLN1 |
Entrez Gene | 7094 (Manusia); 21894 (Tikus) |
SwissProt | Q9Y490(Manusia); P26039(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi Talin 1 pada lisat sel utuh Jurkat (A), K562 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 269 kD; Ukuran pita yang diamati: 269 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Talin 1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
