Antibodi Monoklonal Kelinci SYP (ARB835)
KUCING.TIDAK. : ARB6625
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Protein inti di testis (NUT1 atau NUTM1) adalah protein inti yang dikodekan oleh gen NUTM1 pada kromosom 15 dan biasanya diekspresikan di jaringan testis. NUT1 adalah protein tidak terstruktur dengan sedikit ortolog, dan berpindah antara nukleus dan sitoplasma. Kanker NUT (sebelumnya NUT Midline Carcinoma) terjadi setelah peristiwa fusi gen antara NUTM1 dan seringkali gen keluarga bromodomain (BRD) pada sekitar 75% kasus. NUTM1 lebih jarang berfusi dengan NSD3, MXD4, MGA, ZNF532, CIC, dan varian langka lainnya, yang semuanya dianggap sebagai kanker NUT.
Ikhtisar
| Sasaran | Sinaptofisin |
| Spesies Inang | antibodi monoklonal kelinci |
| Berat Molekul | 34 kDa |
| Kemurnian | IgG murni afinitas ProA |
| Persilangan Spesies-reaktivitas | Manusia |
| Formulir | Cair |
| Aplikasi | IHC-P |
| ID Swissprot | P08247 |
| Imunogen | Peptida sintetik yang sesuai dengan residu synaptophysin dalam aa213-313 |
| Penyangga Penyimpanan | PBS 59%, Natrium azida 0,01%, Gliserol 40%, BSA 0,05% |
| Kondisi Penyimpanan | -25°C hingga -18°C |
| Pengenceran | IHC-P: 1:100-1:200 |
| Lokasi Subseluler | Sitoplasma |
| Metode yang Direkomendasikan | Pengambilan epitop yang diinduksi panas dengan buffer Tris-EDTA (pH 9,0), inkubasi antibodi primer pada RT (18°C-25°C) selama 30 menit |
Data

Pewarnaan imunohistokimia pada bagian jaringan testis manusia dilakukan dengan menggunakan SYP Rabbit Monoclonal Antibody (ARB835).
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
