Antibodi Monoklonal Kelinci STING (C3197)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci terhadap STING |
Kekhususan | Mengenali kadar protein STING endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein rekombinan TMEM173 manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 42 kD; Teramati : 42 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 50mM Tris-Glisin (pH 7,4), 0,15M NaCl, 50% Gliserol, 0,01% Natrium azida, dan 0,05% BSA. |
Nama Alternatif | ERIS; MITA; MENYENGAT; TMEM173; Stimulator protein gen interferon; hSTING; Stimulator interferon retikulum endoplasma; ERIS; Mediator aktivasi IRF3; hMITA; Protein transmembran 173 |
Simbol Gen | SENGATAN1 |
Entrez Gene | 340061 (Manusia) |
SwissProt | Q86WV6 (Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi STING pada lisat sel utuh K562 (A), otak tikus (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 42 kD; Ukuran pita yang diamati: 42 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan STING pada bagian jaringan tertanam parafin yang difiksasi formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
