Antibodi Monoklonal Kelinci SRR (C955)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap SRR |
Kekhususan | Mengenali kadar protein SRR endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam SRR manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 36 kD; Teramati : 37 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | rasemase serin; D-serin amonia-lyase; D-serin dehidratase; L-serin amonia-lyase; L-serin dehidratase |
Simbol Gen | SRR |
Entrez Gene | 63826(Manusia) |
SwissProt | Q9GZT4 (Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi SRR pada lisat seluruh sel HEK293T (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 36 kD; Ukuran pita yang diamati: 37 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SRR pada bagian jaringan tertanam parafin yang difiksasi formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
