Antibodi Poliklonal Kelinci SOD3
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap SOD3 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein SOD3 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan SOD3 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 25 kD; Diamati: 35 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Superoksida dismutase ekstraseluler [Cu-Zn]; EC-SOD |
Simbol Gen | SOD3 |
Entrez Gene | 6649(Manusia); 20657(Tikus); 25352 (Tikus) |
SwissProt | P08294(Manusia); O09164(Tikus); Q08420(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi SOD3 pada lisat sel utuh HL60 (A), ginjal tikus (B), paru-paru tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 25 kD; Ukuran pita yang diamati: 35 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SOD3 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
