Antibodi Poliklonal Kelinci yang Dihaluskan
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci untuk Dihaluskan |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Halus endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah N- pada manusia yang Dihaluskan. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 86 kD; Teramati : 95 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | SMOH; Homolog yang dihaluskan; SMO; Protein Gx |
Simbol Gen | SMO |
Entrez Gene | 6608(Manusia); 319757(Tikus) |
SwissProt | Q99835(Manusia); P56726(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi halus pada HEK293T (A), HepG2 (B), H1688 (C), hati tikus (D), otot tikus (E), hati tikus (F), otot tikus (G) lisat seluruh sel. (Ukuran pita yang diprediksi: 86 kD; Ukuran pita yang diamati: 95 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan halus pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
