Antibodi Poliklonal Kelinci SHPTP2
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap SHPTP2 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein SHPTP2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam wilayah tengah SHPTP2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 68 kD; Teramati : 72 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PTP2C; SHPTP2; Tirosin-protein fosfatase non-reseptor tipe 11; Protein-tirosin fosfatase 1D; PTP-1D; Protein-tirosin fosfatase 2C; PTP-2C; SH-PTP2; KAP-2; Shp2; SH-PTP3 |
Simbol Gen | PTPN11 |
Entrez Gene | 5781 (Manusia) |
SwissProt | Q06124(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi SHPTP2 pada lisat sel utuh A549 (A), HCT116 (B), otak tikus (C), C6 (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 68 kD; Ukuran pita yang diamati: 72 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SHPTP2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
