Antibodi Monoklonal Kelinci SFRP4 (C1451)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap SFRP4 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein SFRP4 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam protein SFRP4 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 39 kD; Diamati: 50 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | FRPHE; Protein terkait keriting yang disekresikan 4; sFRP-4; Protein kusut, endometrium manusia; FrpHE |
Simbol Gen | SFRP4 |
Entrez Gene | 6424(Manusia); 20379(Tikus); 89803(Tikus) |
SwissProt | Q6FHJ7(Manusia); Q9Z1N6(Tikus); Q9JLS4(Tikus) |

Analisis Western blot ekspresi SFRP4 pada ginjal tikus (A), otot tikus (B), ginjal tikus (C), otot tikus (D) seluruh sel lisat. (Ukuran pita yang diprediksi: 39 kD; Ukuran pita yang diamati: 50 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SFRP4 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
