Antibodi Poliklonal Kelinci SAR1A
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap SAR1A |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein SAR1A endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan SAR1A manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 22 kD; Teramati : 26 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | SAR1; SARA; SARA1; GTP-protein pengikat SAR1a; COPII-terkait GTPase kecil |
Simbol Gen | SAR1A |
Entrez Gene | 56681 (Manusia) |
SwissProt | Q9NR31 (Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi SAR1A pada lisat sel utuh Jurkat (A), HepG2 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 22 kD; Ukuran pita yang diamati: 26 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SAR1A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
