Antibodi Poliklonal Kelinci SAP18
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap SAP18 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein SAP18 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan SAP18 manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 17 kD; Observasi : 18 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Subunit kompleks histon deasetilase SAP18; 18 kDa Sin3-polipeptida terkait; 2HOR0202; Pertumbuhan sel-menghambat protein gen 38; Sin3-polipeptida terkait p18 |
Simbol Gen | SAP18 |
Entrez Gene | 10284(Manusia); 20220(Tikus) |
SwissProt | O00422(Manusia); O55128(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi SAP18 pada lisat seluruh sel SW480 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 17 kD; Ukuran pita yang diamati: 18 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan SAP18 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
