Antibodi Poliklonal Kelinci RPS19BP1
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap RPS19BP1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein RPS19BP1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam wilayah tengah RPS19BP1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 15 kD; Diamati : 20 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ARO; Regulator aktif SIRT1; protein ribosom 40S S19-protein pengikat 1; RPS19-mengikat protein 1; S19BP |
Simbol Gen | RPS19BP1 |
Entrez Gene | 91582(Manusia); 66538(Tikus) |
SwissProt | Q86WX3(Manusia); Q8C6B9(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi RPS19BP1 pada lisat seluruh sel H446 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 15 kD; Ukuran pita yang diamati: 20 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan RPS19BP1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
