Antibodi Poliklonal Kelinci RKIP
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap RKIP |
Kekhususan | Mengenali kadar protein RKIP endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan di wilayah tengah RKIP manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 21 kD; Observasi : 21 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PBP; PEBP; Fosfatidletanolamin-protein pengikat 1; PEBP-1; HCNPpp; Neuropolipeptida h3; Prostat - protein pengikat; protein penghambat raf kinase; RKIP |
Simbol Gen | PEBP1 |
Entrez Gene | 5037(Manusia); 23980(Tikus); 29542 (Tikus) |
SwissProt | P30086(Manusia); P70296(Tikus); P31044(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi RKIP pada DLD (A), ginjal tikus (B), testis tikus (C), ginjal tikus (D) lisat sel utuh. (Ukuran pita yang diprediksi: 21 kD; Ukuran pita yang diamati: 21 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan RKIP pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker ginjal manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunofluoresen pewarnaan RKIP pada sel RAW264.7. Sel yang difiksasi formalin-dipermeabilisasi dengan 0,1% Triton X-100 dalam TBS selama 5-10 menit dan diblok dengan 3% BSA-PBS selama 30 menit pada suhu kamar. Sel diperiksa dengan antibodi primer dalam 3% BSA-PBS dan diinkubasi semalaman pada suhu 4 °C dalam ruang tersembunyi. Sel dicuci dengan PBST dan diinkubasi dengan AREX® Fluor 488 - antibodi sekunder terkonjugasi (hijau) dalam PBS pada suhu kamar dalam gelap. Phalloidin - AREX® Fluor 594 digunakan untuk menodai filamen Aktin (merah). DAPI digunakan untuk mewarnai inti sel (biru).

Analisis Western blot terhadap ekspresi RKIP pada lisat sel HeLa tipe liar (WT) dan knockdown (KD).
FAQ
Produk Baru
MSDS
