Kit ELISA Tikus IL-6
IL-6 menginduksi pensinyalan melalui kompleks reseptor heterodimerik permukaan sel yang terdiri dari subunit pengikat ligan (IL-6 R alpha) dan subunit transduksi sinyal (gp130). IL-6 berikatan dengan IL-6 Ra, memicu asosiasi IL-6 Ra dengan dimerisasi gp130 dan gp130. gp130 juga merupakan komponen reseptor untuk CLC, CNTF, CT-1, IL-11, IL-27, LIF, dan OSM. Bentuk IL-6 Ra yang larut dihasilkan oleh penyambungan alternatif dan pembelahan proteolitik. Dalam mekanisme yang dikenal sebagai trans-signaling, kompleks IL-6 dan IL-6 Ra yang dapat larut memperoleh respons dari gp130-mengekspresikan sel yang tidak memiliki permukaan sel IL-6 Ra. Trans-signing memungkinkan tipe sel yang lebih luas untuk merespons IL-6, karena ekspresi gp130 ada di mana-mana, sedangkan IL-6 Ra sebagian besar terbatas pada hepatosit, monosit, dan limfosit istirahat. Bentuk sambungan terlarut dari gp130 memblokir trans-sinyal dari IL-6/IL-6 Ra tetapi tidak dari sitokin lain yang menggunakan gp130 sebagai ko-reseptor.
IL-6, bersama dengan TNF-a dan IL-1, mendorong respon inflamasi akut. IL-6 hampir sepenuhnya bertanggung jawab atas demam dan respon fase akut di hati, dan penting dalam transisi dari inflamasi akut ke imunitas didapat atau penyakit inflamasi kronis. Jika tidak diatur, hal ini berkontribusi terhadap peradangan kronis pada kondisi seperti obesitas, resistensi insulin, penyakit radang usus, radang sendi, dan sepsis.
IL-6 memodulasi resorpsi tulang dan merupakan efektor utama kerusakan sendi inflamasi pada artritis reumatoid melalui peningkatan perkembangan dan aktivitas sel Th17. Ini berkontribusi terhadap perkembangan dan destabilisasi plak aterosklerotik serta perkembangan peradangan-karsinogenesis terkait.

| hal/ml | OD. | Rata-rata | Dikoreksi | |
| 0.00 | 0.0579 | 0.0616 | 0.0598 | |
| 13.72 | 0.0653 | 0.0578 | 0.0616 | 0.0018 |
| 41.15 | 0.0688 | 0.0633 | 0.0661 | 0.0063 |
| 123.46 | 0.0853 | 0.0851 | 0.0852 | 0.0255 |
| 370.37 | 0.2024 | 0.2009 | 0.2017 | 0.1419 |
| 1111.11 | 0.5716 | 0.5064 | 0.5390 | 0.4793 |
| 3333.33 | 2.1332 | 2.1088 | 2.1210 | 2.0613 |
| 10000.00 | 4.5694 | 4.4840 | 4.5267 | 4.4670 |
| Presisi Intra - pengujian | Presisi Antar-pengujian | |||||
| Nomor Sampel | S1 | S2 | S3 | S1 | S2 | S3 |
| 22 | 22 | 22 | 6 | 6 | 6 | |
| Rata-rata (pg/ml) | 126.5 | 792.2 | 2890.8 | 155.2 | 987.5 | 3062.8 |
| Deviasi Standar | 7.8 | 63.2 | 242 | 7.3 | 39.5 | 87.8 |
| Koefisien Variasi (%) | 6.2 | 8.0 | 8.4 | 4.7 | 4.0 | 2.9 |
Presisi Intra-assay (Presisi dalam suatu pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji dua puluh kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-assay.
Presisi Antar-pengujian (Presisi antar pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji enam kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-pengujian.
Pemulihan lonjakan dievaluasi dengan memasukkan 3 kadar IL-6 tikus ke dalam sampel serum tikus sehat. Serum yang tidak diberi duri digunakan sebagai blanko dalam percobaan ini.
Pemulihan berkisar antara 71% hingga 99% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 89%.
| Contoh Matriks | Sampel Dievaluasi | Kisaran (hal/ml) | Terdeteksi (%) | Rata-rata Terdeteksi (pg/ml) |
| serum | 30 | n.d. | 0 | 0 |
Serum/Plasma – Tiga puluh sampel dari tikus yang tampak sehat dievaluasi keberadaan IL-6 dalam pengujian ini. Tidak ada riwayat medis yang tersedia untuk para donor.
n.d. = tidak-terdeteksi. Sampel yang diukur di bawah sensitivitas dianggap tidak terdeteksi.
Produk Baru
Buku Protokol
