Kit ELISA Tikus IL-2
Reseptor untuk IL-2 (IL-2 R) terdiri dari tiga subunit, rantai alfa 55 kDa CD25/IL-2 R, rantai beta IL-2 R 70 kDa, dan Rantai gamma Umum 65 kDa. IL-2 mula-mula berikatan dengan CD25, kompleks biner kemudian merekrut IL-2 R beta dan gamma c untuk membentuk kompleks pensinyalan kuaterner. Selain IL-2, IL-2 R beta digunakan oleh IL-15 dalam kompleks pensinyalan kuaternernya. gamma c juga berfungsi sebagai reseptor sinyal untuk IL-4, -7, -9, -15, dan -21.
Penelitian in vitro menunjukkan peran penting IL-2 dalam aktivasi dan ekspansi sel T. Secara in vivo, IL-2 sangat penting untuk pengembangan, pemeliharaan dan fungsi sel T regulator (Treg) yang memberikan perlindungan terhadap penyakit autoimun. Di sisi lain, IL-2 juga dapat memicu peradangan autoimun pada organ target melalui perannya dalam mengatur ekspresi gen penyelundup sel T, dan produksi sitokin Th2. Dalam subset sel T CD8+, IL-2 penting untuk respon primer yang optimal dan diferensiasi menjadi sel efektor terminal. IL-2 juga mendorong pengembangan sel T CD8+ yang teraktivasi menjadi sel memori.

| hal/ml | OD. | Rata-rata | Dikoreksi | |
| 0.00 | 0.0645 | 0.0636 | 0.0641 | |
| 10.97 | 0.0731 | 0.0733 | 0.0732 | 0.0092 |
| 32.92 | 0.0872 | 0.0873 | 0.0873 | 0.0232 |
| 98.77 | 0.1382 | 0.1433 | 0.1408 | 0.0767 |
| 296.30 | 0.2812 | 0.2953 | 0.2883 | 0.2242 |
| 888.89 | 0.6422 | 0.6543 | 0.6483 | 0.5842 |
| 2666.67 | 1.5432 | 1.5153 | 1.5293 | 1.4652 |
| 8000.00 | 3.0881 | 3.1932 | 3.1407 | 3.0766 |
| Presisi Intra - pengujian | Presisi Antar-pengujian | |||||
| Nomor Sampel | S1 | S2 | S3 | S1 | S2 | S3 |
| 22 | 22 | 22 | 6 | 6 | 6 | |
| Rata-rata (pg/ml) | 139 | 708.7 | 2461.3 | 141.5 | 712.2 | 2421.2 |
| Deviasi Standar | 7.5 | 21.9 | 120.7 | 9.3 | 34.2 | 130.7 |
| Koefisien Variasi (%) | 5.4 | 3.1 | 4.9 | 6.6 | 4.8 | 5.4 |
Presisi Intra-assay (Presisi dalam suatu pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji dua puluh kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-assay.
Presisi Antar-pengujian (Presisi antar pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji enam kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-pengujian.
Pemulihan lonjakan dievaluasi dengan memasukkan 3 kadar IL-2 tikus ke dalam sampel serum tikus sehat. Serum yang tidak diberi duri digunakan sebagai blanko dalam percobaan ini.
Pemulihan berkisar antara 83% hingga 110% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 95%.
| Contoh Matriks | Sampel Dievaluasi | Kisaran (hal/ml) | Terdeteksi (%) | Rata-rata Terdeteksi (pg/ml) |
| serum | 30 | 9.9-387.7 | 50 | 92.4 |
Serum/Plasma – Tiga puluh sampel dari tikus yang tampak sehat dievaluasi keberadaan IL-6 dalam pengujian ini. Tidak ada riwayat medis yang tersedia untuk para donor.
n.d. = tidak-terdeteksi. Sampel yang diukur di bawah sensitivitas dianggap tidak terdeteksi.
Produk Baru
Buku Protokol
