Antibodi Poliklonal Kelinci RANBP17
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap RANBP17 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein RANBP17 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah N- pada RANBP17 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 124 kD; Teramati : 125 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Ran-protein pengikat 17 |
Simbol Gen | RANBP17 |
Entrez Gene | 64901(Manusia); 66011 (Tikus) |
SwissProt | Q9H2T7(Manusia); Q99NF8 (Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi RANBP17 pada lisat sel utuh testis tikus (A), testis tikus (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 124 kD; Ukuran pita yang diamati: 125 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan RANBP17 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker ovarium manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
