Antibodi Poliklonal Kelinci PTPN23
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap PTPN23 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein PTPN23 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan PTPN23 manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 178 kD; Teramati : 179 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KIAA1471; Tirosin-protein fosfatase non-reseptor tipe 23; Domainnya-mengandung protein tirosin fosfatase; HD-PTP; Protein tirosin fosfatase TD14; PTP-TD14 |
Simbol Gen | PTPN23 |
Entrez Gene | 25930(Manusia); 104831(Tikus) |
SwissProt | Q9H3S7(Manusia); Q6PB44(Tikus); O88902(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi PTPN23 pada lisat sel utuh mata tikus (A), ginjal tikus (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 178 kD; Ukuran pita yang diamati: 179 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PTPN23 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
