Antibodi Poliklonal Kelinci PTPLA
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap PTPLA |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein PTPLA endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah terminal N- PTPLA manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 32 kD; Teramati : 38 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | HACD1; Sangat-panjang-rantai (3R)-3-hidroksiasil-[asil-protein pembawa] dehidrasi 1; 3-hidroksiasil-KoA dehidratase 1; HACD1; Protein perlekatan sementum; Protein-tirosin fosfatase-seperti anggota A |
Simbol Gen | PTPLA |
Entrez Gene | 9200 (Manusia) |
SwissProt | B0YJ81(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi PTPLA pada lisat seluruh sel MDAMB231 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 32 kD; Ukuran pita yang diamati: 38 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PTPLA pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin jantung manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
