Antibodi Poliklonal Kelinci PGD
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap PGD |
Kekhususan | Mengenali kadar protein PGD endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan PGD manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 51; Teramati : 46 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PGDH; 6-fosfoglukonat dehidrogenase, dekarboksilasi |
Simbol Gen | PGD |
Entrez Gene | 5226(Manusia); 110208(Tikus); 100360180(Tikus) |
SwissProt | P52209(Manusia); Q9DCD0(Tikus); P85968(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi PGD pada A549 (A), Raji (B), paru-paru tikus (C), limpa tikus (D), lisat sel utuh ginjal tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 51; 53 kD; Ukuran pita yang diamati: 46 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PGD pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ginjal tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
