Antibodi Monoklonal Kelinci PGC1 alfa/beta (C1109)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap PGC1 alfa/beta |
Kekhususan | Mengenali tingkat endogen protein alfa/beta PGC1 |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam PGC1 alfa/beta manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 91; Teramati : 113 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | LEM6; PGC1; PGC1A; PPARGC1; Proliferator peroksisom-koaktivator gamma reseptor teraktivasi 1-alpha; PGC-1-alfa; PPAR-koaktivator gamma 1-alfa; PPARGC-1-alfa; Modulator efek ligan 6; PERC; PGC1; PGC1B; PPARGC1; Proliferator peroksisom-koaktivator gamma reseptor teraktivasi 1-beta; PGC-1-beta; PPAR-koaktivator gamma 1-beta; PPARGC-1-beta; Koaktivator alfa reseptor estrogen terkait PGC-1- |
Simbol Gen | PPARGC1A; PPARGC1B |
Entrez Gene | 10891; 133522(Manusia); 19017(Tikus); 83516(Tikus) |
SwissProt | Q9UBK2; Q86YN6(Manusia); O70343(Tikus); Q9QYK2(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi alfa/beta PGC1 pada lisat sel utuh Hela (A), hati mluse (B), ginjal tikus (C), hati tikus (D), ginjal tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 91; 30; 89; 31; 14; 33; 77 kD; Ukuran pita yang diamati: 113 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PGC1 alfa/beta pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
