Antibodi Monoklonal Kelinci PDE4B (C835)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap PDE4B |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein PDE4B endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam PDE4B manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 83 kD; Diamati: 100 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | DPDE4; cAMP-spesifik 3',5'-siklik fosfodiesterase 4B; DPDE4; PDE32 |
Simbol Gen | PDE4B |
Entrez Gene | 5142 (Manusia) |
SwissProt | Q07343(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi PDE4B pada lisat sel utuh HEK293T (A), THP1 (B), hati tikus (C), ginjal tikus (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 83 kD; Ukuran pita yang diamati: 100 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan PDE4B pada bagian jaringan tertanam parafin yang difiksasi formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
