Antibodi Monoklonal Kelinci Oligo2 (C1948)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Oligo2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Oligo2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah C-term Oligo2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 32 kD; Diamati: 35 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | BHLHB1; BHLHE19; PRKCBP2; RAK17; faktor transkripsi oligodendrosit 2; Oligo2; Heliks dasar kelas B-loop-helix protein 1; bHLHb1; Heliks dasar kelas E-loop-protein heliks 19; bHLHe19; Protein kinase C-protein pengikat 2; Protein kinase C-protein pengikat RACK17 |
Simbol Gen | OLIG2 |
Entrez Gene | 10215(Manusia); 50913 (Tikus) |
SwissProt | Q13516(Manusia); Q9EQW6(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Oligo2 pada otak tikus (A), otak tikus (B) lisat sel utuh. (Ukuran pita yang diprediksi: 32 kD; Ukuran pita yang diamati: 35 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Oligo2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
