Antibodi Poliklonal Kelinci Nesprin 2
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Nesprin 2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Nesprin 2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi rangkaian di wilayah tengah Nesprin 2 manusia. Urutan pastinya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 796 kD; Teramati : 796 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KIAA1011; NUA; Nesprin-2; Protein ulang spektrin selubung inti 2; Protein elemen penghubung nukleus dan aktin; NUANSA Protein; Protein selubung inti sinaptik 2; Sinus-2 |
Simbol Gen | SINAR2 |
Entrez Gene | 23224 (Manusia) |
SwissProt | Q8WXH0(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Nesprin 2 pada lisat sel utuh hati manusia (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 796 kD; Ukuran pita yang diamati: 796 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Nesprin 2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ginjal manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
