Antibodi Monoklonal Kelinci Myosin 11 (C1216)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Myosin 11 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Myosin 11 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi rangkaian dalam Myosin 11 manusia. Urutan pastinya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 227 kD; Diamati: 250 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KIAA0866; miosin-11; rantai berat miosin 11; Rantai berat miosin, isoform otot polos; SMMHC |
Simbol Gen | MYH11 |
Entrez Gene | 4629 (Manusia) |
SwissProt | P35749(Manusia); O08638(Tikus); Q63862(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi Myosin 11 pada lisat seluruh sel otot tikus (A), otot tikus (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 227 kD; Ukuran pita yang diamati: 250 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Myosin 11 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin prostat manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
