Kit ELISA Tikus IL-17A
KUCING.TIDAK. : AEM0008
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Interleukin‑17A (IL‑17A), juga dikenal sebagai CTLA‑8, adalah sitokin glikosilasi 15‑20 kDa yang berperan penting dalam antimikroba dan peradangan kronis. Enam sitokin IL‑17 (IL‑17A‑F) dikodekan oleh gen terpisah tetapi mengadopsi lipatan simpul sistin yang dilestarikan. IL‑17A manusia dewasa memiliki 60% identitas urutan asam amino yang sama dengan IL‑17A tikus dan tikus. IL‑17A disekresi oleh sel Th17, sel gamma /δ T, sel iNKT, sel NK, sel LTi, neutrofil, dan sel Paneth usus. Ia membentuk homodimer terkait disulfida serta heterodimer terkait disulfida dengan IL‑17F. IL‑17A memberikan efeknya melalui transmembran IL‑17 RA dalam kompleks dengan IL‑17 RC atau IL‑17 RD. IL‑17 RA dan IL‑17 RC diperlukan agar responsif terhadap IL‑17A/F heterodimerik. IL‑17A mendorong peradangan mukosa dan epidermis sebagai respons terhadap infeksi mikroba. Ini menginduksi produksi kemokin, masuknya neutrofil, dan produksi peptida antibakteri. IL‑17A/F juga menginduksi migrasi neutrofil, namun IL‑17F tidak. IL‑17A juga meningkatkan produksi mediator inflamasi oleh fibroblas sinovial rheumatoid dan berkontribusi terhadap syok yang diinduksi TNF‑alpha. Sebaliknya, hal ini dapat melindungi terhadap perkembangan kolitis dengan membatasi peradangan kronis. IL‑17A mendorong pembentukan pusat germinal autoreaktif dan memperburuk permulaan dan perkembangan model eksperimental autoimunitas. IL‑17A telah terbukti memberikan efek tumorigenik atau antitumor.
Data tipikal

| hal/ml | OD. | Rata-rata | Dikoreksi | |
| 0.00 | 0.0185 | 0.0190 | 0.0188 | |
| 4.12 | 0.0401 | 0.0410 | 0.0406 | 0.0218 |
| 12.35 | 0.0780 | 0.0793 | 0.0787 | 0.0599 |
| 37.04 | 0.1741 | 0.1738 | 0.1740 | 0.1552 |
| 111.11 | 0.4544 | 0.4513 | 0.4529 | 0.4341 |
| 333.33 | 1.0793 | 1.1009 | 1.0901 | 1.0714 |
| 1000.00 | 2.4751 | 2.4811 | 2.4781 | 2.4594 |
| 3000.00 | 4.2712 | 4.3698 | 4.3205 | 4.3018 |
Presisi
| Presisi Intra - pengujian | Presisi Antar-pengujian | |||||
| Nomor Sampel | S1 | S2 | S3 | S1 | S2 | S3 |
| 22 | 22 | 22 | 6 | 6 | 6 | |
| Rata-rata (pg/ml) | 40.2 | 254.7 | 867.4 | 43 | 235.5 | 947.6 |
| Deviasi Standar | 1.9 | 8.7 | 39.6 | 1.7 | 7.6 | 44.7 |
| Koefisien Variasi (%) | 4.8 | 3.4 | 4.6 | 3.9 | 3.2 | 4.7 |
Presisi Intra-assay (Presisi dalam suatu pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji dua puluh kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-assay.
Presisi Antar-pengujian (Presisi antar pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji enam kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-pengujian.
Pemulihan Lonjakan
Pemulihan lonjakan dievaluasi dengan memasukkan 3 level IL-17A tikus ke dalam sampel serum tikus sehat. Serum yang tidak diberi duri digunakan sebagai blanko dalam percobaan ini.
Pemulihan berkisar antara 76% hingga 108% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 95%.
Pemulihan berkisar antara 76% hingga 108% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 95%.
Nilai Sampel
| Contoh Matriks | Sampel Dievaluasi | Kisaran (hal/ml) | Terdeteksi (%) | Rata-rata Terdeteksi (pg/ml) |
| serum | 30 | nd-21.67 | 33 | 6.01 |
Serum/Plasma – Tiga puluh sampel dari tikus yang tampak sehat dievaluasi keberadaan IL-17A dalam pengujian ini. Tidak ada riwayat medis yang tersedia untuk para donor.
n.d. = tidak-terdeteksi. Sampel yang diukur di bawah sensitivitas dianggap tidak terdeteksi.
Produk Baru
Buku Protokol
