Kit IFN-γ ELISA tikus
KUCING.TIDAK. : AEM0009
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
Interferon-gamma (IFN-gamma), juga dikenal sebagai tipe II atau interferon imun, melakukan berbagai aktivitas imunoregulasi dan dianggap sebagai prototipe sitokin proinflamasi. IFN-gamma manusia dewasa ada sebagai homodimer yang terhubung secara non-kovalen dari 20-25 kDa subunit glikosilasi yang bervariasi. Ia memiliki 90% identitas rangkaian asam amino (aa) yang sama dengan IFN-gamma rhesus, 59%‑64% dengan IFN‑gamma sapi, anjing, kuda, kucing, dan babi, dan 37%‑43% dengan IFN-gamma tikus kapas, mencit, dan tikus. Dimer IFN-gamma berikatan dengan IFN-gamma RI (subunit alfa) yang kemudian berinteraksi dengan IFN-gamma RII (subunit beta) untuk membentuk kompleks reseptor fungsional dari dua subunit alfa dan dua subunit beta. Dimasukkannya IFN-gamma RII meningkatkan afinitas pengikatan ligan dan efisiensi transduksi sinyal. IFN-gamma diproduksi oleh berbagai sel imun dalam kondisi inflamasi, terutama oleh sel T dan sel NK. Ia memainkan peran penting dalam pertahanan tubuh dengan mendorong pengembangan dan aktivasi sel Th1, kemoattraksi dan aktivasi monosit dan makrofag, peningkatan regulasi molekul presentasi antigen, dan peralihan kelas imunoglobulin dalam sel B. Ini juga menunjukkan efek antivirus, antiproliferatif, dan apoptosis. Selain itu, IFN-gamma berfungsi sebagai mediator anti-inflamasi dengan mendorong perkembangan sel T regulator dan menghambat diferensiasi sel Th17. Efek pleiotropik IFN-gamma berkontribusi terhadap perkembangan berbagai aspek aterosklerosis.
Data tipikal

| hal/ml | OD. | Rata-rata | Dikoreksi | |
| 0.00 | 0.0471 | 0.0480 | 0.0476 | |
| 13.72 | 0.0605 | 0.0560 | 0.0583 | 0.0107 |
| 41.15 | 0.0840 | 0.0758 | 0.0799 | 0.0324 |
| 123.46 | 0.1637 | 0.1474 | 0.1556 | 0.1080 |
| 370.37 | 0.3765 | 0.3345 | 0.3555 | 0.3080 |
| 1111.11 | 0.9790 | 0.8960 | 0.9375 | 0.8900 |
| 3333.33 | 2.2938 | 2.2330 | 2.2634 | 2.2159 |
| 10000.00 | 4.2810 | 4.7031 | 4.4921 | 4.4445 |
Presisi
| Presisi Intra - pengujian | Presisi Antar-pengujian | |||||
| Nomor Sampel | S1 | S2 | S3 | S1 | S2 | S3 |
| 22 | 22 | 22 | 6 | 6 | 6 | |
| Rata-rata (pg/ml) | 158.3 | 1074 | 2844.2 | 167.9 | 1116.9 | 2911.3 |
| Deviasi Standar | 7.3 | 59.9 | 139.7 | 8.8 | 58.2 | 158 |
| Koefisien Variasi (%) | 4.6 | 5.6 | 4.9 | 5.2 | 5.2 | 5.4 |
Presisi Intra-assay (Presisi dalam suatu pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji dua puluh kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-assay.
Presisi Antar-pengujian (Presisi antar pengujian) Tiga sampel dengan konsentrasi yang diketahui diuji enam kali pada satu pelat untuk menilai presisi intra-pengujian.
Pemulihan Lonjakan
Pemulihan lonjakan dievaluasi dengan memasukkan 3 level IFN-γ tikus ke dalam sampel serum tikus sehat. Serum yang tidak diberi duri digunakan sebagai blanko dalam percobaan ini.
Pemulihan berkisar antara 93% hingga 121% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 101%.
Pemulihan berkisar antara 93% hingga 121% dengan rata-rata pemulihan keseluruhan sebesar 101%.
Nilai Sampel
| Contoh Matriks | Sampel Dievaluasi | Kisaran (hal/ml) | Terdeteksi (%) | Rata-rata Terdeteksi (pg/ml) |
| serum | 30 | n.d. | 0 | n.d. |
Serum/Plasma – Tiga puluh sampel dari sukarelawan yang tampak sehat dievaluasi dalam pengujian ini. Riwayat medis donor tidak tersedia.
Produk Baru
Buku Protokol
