MART-1 Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap MART-1 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein MART-1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam wilayah tengah MART-1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 13 kD; Observasi : 19 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | MART1; Antigen melanoma dikenali oleh sel T-1; MARET-1; Antigen LB39-AA; Antigen SK29-AA; Protein Melan-A |
Simbol Gen | MLANA |
Entrez Gene | 2315 (Manusia) |
SwissProt | Q16655(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi MART-1 pada lisat sel utuh HeLa (A), A431 (B), WERI (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 13 kD; Ukuran pita yang diamati: 19 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan MART-1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
